Tampilkan postingan dengan label Materi IPA kelas 3 SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi IPA kelas 3 SD. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Januari 2017

BUMI DAN ALAM SEMESTA

BUMI KITA :
BUMI DAN ALAM SEMESTA




Pada hari libur, keluarga Pak Harun berkunjung ke sebuah pelabuhan. Di pelabuhan itu terdapat banyak kapal yang sedang berlabuh. Ada juga kapal yang mulai berangkat berlayar. Budi melihat sebuah kapal yang hendak berlabuh. Pada awalnya kapal itu hanya nampak bagian atasnya saja. Mengapa hanya bagian atas kapal saja yang terlihat dari kejauhan?
Bumi merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup, termasuk manusia. Pernahkah terpikir olehmu bagaimana bentuk bumi? Mungkin kamu berpendapat bahwa bentuk bumi datar. Mungkin ada pula yang berpendapat bahwa bentuk bumi bulat. Manakah pendapat yang benar? Marilah kita pelajari bersama-sama.
A.  Bentuk Bumi dan Kenampakan Permukaan Bumi
Ketika berada di pelabuhan, kamu dapat melihat kapal yang datang dan pergi silih berganti. Kapal yang menuju ke pelabuhan tidak langsung tampak keseluruhan. Dari kejauhan kapal itu hanya terlihat bagian atasnya saja. Selanjutnya, badan kapal terlihat sedikit demi sedikit. Akhirnya seluruh bagian kapal terlihat setelah mendekati pelabuhan.
Demikian juga sebaliknya pada kapal yang hendak berlayar. Bagian kapal terlihat seluruhnya. Namun, bagian bawah kapal semakin tidak nampak pada jarak yang semakin jauh. Akhirnya seluruh bagian kapal tidak terlihat. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa bumi berbentuk bulat.
Peristiwa lain yang menunjukkan bentuk bumi bulat yaitu hasil perjalanan Ferdinand Magellan. Ferdinand Magellan adalah seorang pelaut berkebangsaan Portugis. Ia bersama awak kapalnya berhasil mengelilingi dunia pada tahun 1522. Mereka berlayar dari Spanyol. Kapal mereka berlayar menuju ke arah barat dan akhirnya kembali lagi ke Spanyol.
Bentuk bumi tidak bulat benar seperti bola. Meskipun bulat, tetapi bagian kutub-kutub bumi agak rata dan di bagian khatuliswa menggembung. Kita hidup dan melakukan kegiatan di permukaan bumi. Perhatikanlah lingkungan sekitarmu! Adakah perbukitan atau pegunungan di daerah sekitarmu? Perbukitan dan pegunungan merupakan tempat-tempat yang lebih tinggi dari tempat lain. Sementara itu, ada pula lembah, danau, dan laut. Daerah-daerah tersebut merupakan cekungan di permukaan bumi. Adanya daerah yang tinggi dan rendah menunjukkan bahwa permukaan bumi kita tidak rata.
Daerah-daerah yang sering terkena banjir biasanya terletak di daerah yang rendah. Misalnya daerah di sekitar aliran sungai. Korban banjir biasanya menyelamatkan diri menuju daerah yang lebih tinggi. Daerah yang tinggi misalnya perbukitan atau pegunungan. Jadi, permukaan bumi kita terdiri dari daratan dan perairan. Daratan adalah permukaan bumi yang padat. Sementara itu, perairan adalah permukaan bumi yang digenangi oleh air. Lebih luas manakah dipermukaan bumi kita, daratan atau lautan? Lakukan kegiatan berikut untuk menjawabnya!

Gambar tersebut menunjukkan permukaan bumi kita. Daerah yang berwarna putih merupakan daerah perairan. Daerah yang berwarna hitam merupakan daerah daratan. Amati daratan dan perairan pada gambar di atas! Lebih luas manakah dipermukaan bumi kita, daratan atau lautan?
Berdasarkan kegiatan di atas, kita dapat mengetahui bahwa perairan lebih luas dibandingkan daratan. Lautan meliputi hampir dua pertiga luas permukaan bumi kita. Perairan antara lain terdiri atas sungai, danau, dan laut. Permukaan bumi terdiri dari daratan dan perairan. Perbatasan daratan dan perairan adalah pantai. Berikut akan kita pelajari berbagai bentuk permukaan bumi.
a.    Daratan
Permukaan bumi yang tidak digenangi air disebut daratan. Daratan terdiri atas pegunungan, perbukitan, lembah, dan dataran. Daratan yang sangat luas disebut benua. Bumi memiliki 5 benua, yaitu Benua Asia, Benua Amerika, Benua Afrika, Benua Eropa, dan Benua Australia. Sedangkan daratan yang lebih kecil dari benua disebut pulau. Dapatkah kamu menyebutkan 5 pulau besar di Indonesia?
1.      Gunung
Gunung merupakan tanah yang menonjol dibandingkan permukaan sekitarnya. Biasanya, gunung lebih tinggi dan curam daripada bukit. Gunung terbentuk dari magma yang terdapat di dalam bumi. Magma adalah cairan atau lelehan batu yang sangat panas. Magma keluar ke permukaan melalui celah-celah bumi. Lelehan magma membentuk gundukan di permukaan bumi.
Tinggi gunung lebih dari 600 meter. Gunung terdiri atas puncak, lereng, dan kaki gunung. Puncak gunung adalah bagian gunung yang tertinggi. Lereng gunung adalah bagian sisi gunung yang miring. Sementara itu, kaki gunung adalah bagian bawah gunung.

Gunung dapat dibedakan menjadi dua macam. Ada gunung yang aktif, ada pula yang tidak aktif. Gunung aktif masih mengandung magma panas di dalam perutnya. Gunung aktif dapat meletus dan mengeluarkan lava. Lava adalah cairan magma yang mencapai permukaan bumi. Gunung yang tidak aktif sudah tidak dapat meletus karena tidak mempunyai lahar panas lagi. Kumpulan dari banyak gunung disebut pegunungan.

Pegunungan tertinggi di dunia adalah Pegunungan Himalaya di Nepal. Gunung tertinggi di dunia adalah Gunung Everest. Gunung ini terdapat di Pegunungan Himalaya. Sedangkan pegunungan tertinggi di Indonesia adalah Pegunungan Jaya Wijaya. Pada pegunungan ini terdapat puncak tertinggi di Indonesia. Puncak ini dinamakan Puncak Jaya.
2.      Bukit
Bukit adalah gundukan tanah yang permukaannya lebih tinggi dari sekitarnya. Tinggi bukit lebih rendah dari tinggi gunung. Bukit mempunyai ketinggian kurang dari 600 meter. Kumpulan bukit-bukit di wilayah yang luas disebut perbukitan.

3.      Lembah
Lembah adalah tempat rendah yang terletak di antara dua bukit atau gunung. Di daerah lembah kadang-kadang ditemukan aliran sungai. Lembah berada di kaki gunung atau pinggir sungai. Lembah di kaki gunung yang dalam dan luas disebut ngarai. Lembah yang dalam dan sempit serta curam dindingnya disebut jurang.

4.      Dataran
Dataran adalah daratan yang perbedaan ketinggian antar daerahnya tidak nyata. Dataran ada 2 jenis, yaitu dataran tinggi dan rendah. Dataran tinggi terdapat di daerah pegunungan. Sedangkan dataran rendah terdapat didaerah pantai. Dataran tinggi mempunyai udara yang sangat sejuk. Di dataran tinggi terdapat banyak perkebunan. Ada perkebunan buah, sayur, kopi, dan teh. Di dataran tinggi juga terdapat tempat wisata. Misalnya, dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah dan Puncak di  Jawa Barat. Dataran rendah biasanya digunakan sebagai permukiman dan pertanian.



b.    Perairan
Bentuk permukaan bumi yang tertutup oleh air disebut perairan. Perairan dapat dibedakan menjadi dua macam. Ada perairan mengalir dan tidak mengalir (tergenang).
1.      Sungai
Sungai adalah salah satu bentuk perairan mengalir. Sungai dapat terjadi secara alami atau karena buatan manusia. Sungai dapat terjadi karena peristiwa alam. Sungai yang dibuat manusia dinamakan selokan. Air sungai mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Sungai mengalirkan air tawar dalam satu arah.
Air sungai mengalir dari hulu menuju hilir. Hulu sungai biasanya terletak di gunung. Hilir sungai terletak di dekat laut. Tempat berakhirnya air sungai di laut dinamakan muara. Aliran air ada yang deras dan ada yang tenang. Sungai yang terletak di gunung mempunyai aliran yang deras. Sungai di gunung biasanya dipenuhi batu-batu besar. Sungai yang terletak di dataran mempunyai aliran yang tenang.
Dasar sungai di dataran biasanya berlumpur. Sungai mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Manusia memanfaatkan sungai untuk keperluan sehari-hari. Air sungai yang bersih digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian. Air sungai juga digunakan untuk mengairi sawah. Aliran sungai yang deras dapat membangkitkan tenaga listrik. Sungai-sungai besar dapat dijadikan sebagai sarana transportasi. Contoh: Sungai Musi, Sungai Bengawan Solo, Sungai Kapuas


2.      Danau
Danau adalah cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi air. Seluruh cekungan ini dikelilingi oleh daratan. Air yang berada di danau dapat berupa air tawar atau air asin. Berdasarkan hal tersebut, dikenal danau air tawar dan danau air asin. Sebagian besar danau di dunia adalah danau air tawar.

Ada dua jenis danau, yaitu danau alami dan danau buatan. Danau alami terjadi karena peristiwa alam, misalnya letusan gunung berapi. Danau alami berukuran kecil dinamakan sendangdan telaga. Danau buatan manusia dinamakan bendungan, waduk, atau dam. Contoh danau, Danau Toba, Danau Maninjau, Danau Towuti. Contoh waduk: Waduk Gajah Mungkur, Waduk Kedungombo, Waduk Jatiluhur.
3.      Laut
Laut adalah daerah luas yang digenangi oleh air laut. Pantai adalah daerah perbatasan antara daratan dengan laut. Adakalanya pantai berlekuk-lekuk membentuk tanjung dan teluk. Tanjungadalah daratan yang menjorok ke laut. Teluk adalah laut yang menjorok ke daratan. Gabungan laut-laut yang sangat luas membentuk samudra. Perbatasan antara lautan dan daratan disebut pantai.
Sebagian besar pantai merupakan daerah berpasir. Walaupun demikian, ada pula pantai yang berbatu karang. Pantai yang indah biasanya digunakan sebagai tempat wisata. Kita dapat melihat ombak di pantai dengan jelas. Ombak adalah gerakan naik turunnya air laut. Gerakan ini terjadi karena adanya tiupan angin. Angin yang kecil menimbulkan ombak kecil. Adapun angin besar menimbulkan ombak besar.



Cara Menghemat Energi

CARA MENGHEMAT ENERGI

Energi sangat penting bagi kehidupan manusia. Hampir semua kegiatan memerlukan energi. Sumber energi ada dua macam, yaitu yang dapat diperbarui dan tidak dapat diperbarui. Jika dipakai terus, apakah sumber energi dapat habis?
Sumber energi yang dapat diperbarui meliputi hewan, tumbuhan, air, dan udara. Sumber energi ini dapat dihasilkan lagi. Sumber energi ini tidak dapat habis walaupun digunakan terus-menerus.
Sumber energi yang tidak dapat diperbarui meliputi minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Sumber energi ini akan habis jika dipakai terus menerus. Jadi, kita harus menghemat penggunaannya.

1.    Cara Menghemat Energi di Lingkungan Rumah
a. Kayu Bakar
Kayu bakar merupakan sumber energi panas. Kayu bakar biasanya digunakan untuk bahan bakar tungku kayu. Kayu sebagian besar dihasilkan dari hutan. Hutan sebagai tempat tumbuh pepohonan kini jumlahnya sangat terbatas. Penghematan kayu bakar dapat dilakukan dengan cara seperti berikut.
1) Menggunakan kayu bakar seperlunya.
2) Apabila selesai memasak, api segera dimatikan.

b. Minyak Tanah
Minyak tanah merupakan sumber energi yang sering digunakan di rumah. Minyak tanah digunakan sebagai bahan bakar kompor minyak. Penghematan minyak tanah dapat dilakukan dengan cara seperti berikut.
1) Menggunakan kompor seperlunya.
2) Jangan membiarkan kompor menyala jika tidak untuk memasak!
3) Jagalah kebersihan sumbu kompor sehingga dapat menghasilkan panas yang maksimal!

c. Bensin
Bensin digunakan sebagai bahan bakar motor. Penghematan bensin dapat dilakukan dengan cara berikut.
1) Jangan menghidupkan mesin motor atau mobil jika tidak digunakan!
2) Jika jarak yang dituju cukup dekat, pakailah sepeda atau berjalan kaki!

d. Bahan bakar  seperti batu bara, minyak bumi dan gas bumi.
Bahan bakar seperti batu bara, minyak bumi, dan gas bumi juga merupakan sumber energi. Batu bara, minyak bumi, dan gas bumi banyak digunakan untuk menghasilkan listrik. Batu bara, minyak bumi, dan gas bumi jumlahnya sangat terbatas. Akibatnya tarif listrik menjadi semakin mahal. Oleh karena itu, kita harus menghemat penggunaan listrik. Cara menghemat penggunaan energi listrik sebagai berikut.
a. Mematikan lampu dan alat listrik lainnya jika sedang tidak digunakan. Misalnya, jika tidak ada yang menonton televisi, segera matikan televisinya.
b. Menggunakan alat listrik yang hemat energi. Misalnya, menggunakan jenis lampu yang hemat energi.

e. Air
Air juga merupakan sumber energi yang sering digunakan di rumah. Air yang mengalir seperti air terjun dapat menghasilkan energi gerak. Energi gerak ini digunakan untuk memutar baling-baling turbin. Gerakan baling-baling turbin ini kemudian menggerakkan generator sehingga dapat menghasilkan energi listrik. Oleh karena itu, kita juga harus menghemat penggunaan air. Cara menghemat penggunaan air sebagai berikut.
a. Mematikan kran air setelah selesai dipakai.
b. Menggunakan air untuk hal-hal yang penting, misalnya memasak dan mandi.

2.    Cara Menghemat Energi di Lingkungan Sekolah
Kamu juga dapat berperan serta dalam menghemat energi. Misalnya, jika jarak rumah dengan sekolahmu dekat, pakailah sepeda atau berjalan kaki saat berangkat atau pulang sekolah.
Tindakan ini dapat menghemat energi bahan bakar kendaraan.
Saat belajar di kelas, kamu dapat menghemat energi listrik. Misalnya dengan mematikan lampu di kelas jika suasananya sudah terang. Selain itu, kamu juga dapat menghemat penggunaan air. Jangan membuang-buang air dan segera mematikan kran air setelah selesai menggunakannya.


SOAL EVALUASI

A. Ayo, memilih jawaban yang benar! Tulislah jawabanmu di buku kerja!

1.    Penghematan sangat diperlukan karena sumber energi . . . .
a.    tersedia di mana-mana
b.    jumlahnya terbatas
c.    macamnya sangat banyak
2.    Salah satu cara menghemat bahan bakar yaitu . . . .
a.    berjalan kaki jika jarak yang ditempuh dekat
b.    selalu naik kendaraan ber-motor saat bepergian
c.    menghidupkan motor secara terus-menerus
3.    Salah satu cara menghemat energi listrik yaitu . . . .
a.    menggunakan lampu hemat energi
b.    menghidupkan televisi terus-menerus
c.    menghidupkan lampu saat siang hari
4.    Mematikan kompor minyak setelah selesai memasak merupakan salah satu cara untuk menghemat . . . .
a.    bensin
b.    minyak tanah
c.    kayu bakar
5.    Bahan bakar yang pembentukan-nya membutuhkan proses yang sangat lama yaitu . . . .
a.    kayu bakar
b.    minyak bumi

c.    arang


B. Ayo, menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut! Tulislah jawabanmu di buku kerja!

1. Bagaimana cara menghemat energi listrik?
2. Bagaimana cara menghemat bahan bakar?
3. Apa yang akan terjadi jika bahan minyak tidak dihemat peng-gunaannya?
4. Mengapa kita harus menghemat penggunaan sumber energi?
5. Bagaimana cara menghemat minyak tanah sebagai bahan bakar kompor?